Banyuwangi, blok-a.com – Banyuwangi menjadi tuan rumah sarasehan Gelar Peralatan Kebencanaan se-Jawa Timur yang diadakan Pemprov Jatim.
Acara tersebut berlangsung selama empat hari, sejak Sabtu (13/7/2024) hingga Selasa (17/7/2024).
Sarasehan yang diikuti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) se-Jawa Timur, dan dihadiri Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto, digelar di Pantai Marina Boom Banyuwangi.
Dari pantauan blok-a.com, dari masing-masing daerah terlihat memamerkan kesiapan peralatan dan logistik yang dimiliki. Hal itu dilakukan sebagai persiapan menghadapi bencana.
Selain itu, digelar juga lomba keterampilan penanganan bencana.
“Kegiatan ini dilakukan untuk mengecek kelengkapan fasilitas penanggulangan bencana di Jatim dan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia BPBD,” kata Letjen Suharyanto, saat membuka gelar sarasehan, Minggu (14/7/2024).
Dijelaskan, bencana yang berhubungan dengan musim kemarau menjadi salah satu fokus dalam sarasehan tersebut.
Sebab, beberapa daerah di Jatim telah mengalami kekeringan.
“Dalam penanggulangan bencana, 73 persen keberhasilannya apabila peralatan dan logistik terpenuhi,” tegasnya
Lebih lanjut menurut Letjen Suharyanto, dari hasil pemeriksaan di masing-masing tenda kabupaten/kota, pihaknya menganggap Jatim telah cukup siap menghadapi risiko kebencanaan ke depan.
Selanjutnya, Kepala BNPB juga menyerahkan bantuan berupa dana siap pakai sebesar Rp200 juta untuk masing-masing kabupaten/kota.
Selain itu, ada juga bantuan peralatan penanggulangan bencana untuk beberapa daerah, termasuk Banyuwangi.
Di tempat yang sama, Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono pun juga menjelaskan, bahwa sarasehan Gelar Peralatan Logistik Bencana 2024 digelar untuk mengukur kesiapan masing-masing kabupaten/kota di Jatim dalam menghadapi bencana.
“Kegiatan ini dilakukan agar ada sinergi dan kolaborasi sehingga antar kabupaten/kota nantinya bisa saling melengkapi dan membantu satu sama lain,” ujar Adhy Karyono.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan terima kasih atas kesempatan menjadi tuan rumah sarasehan Gelar Peralatan Kebencanaan. Termasuk untuk bantuan alat dan dana siap pakai.
Menurut Ipuk, Banyuwangi adalah salah satu daerah di Jawa Timur yang memiliki potensi bencana yang cukup beragam, dan terus meningkatkan kesiapsiagaan daerah dengan berbagai upaya. Termasuk melengkapi peralatan, logistik.
“Banyuwangi salah satu daerah di Jatim yang memiliki potensi bencana yang cukup beragam. Kami menyadari potensi ini dengan terus meningkatkan kesiapsiagaan daerah. Salah satunya mencukupi peralatan, logistik, dan menyiapkan SDM lapangan,” jelas Ipuk Fiestiandani. (kur/lio)






Media Sosial