Bocil Pulau Merah Banyuwangi Sabet 4 Trofi Kompetisi Surfing se-Jatim

Aksi peselancar kecil Banyuwangi. (dokumen dari Pulau Merah Board Rider (PMBR) untuk blok-a.com)

Banyuwangi, blok-a.com – Empat bocah kecil (Bocil) peselancar (Surfer) asal Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi yang tergabung dalam Pulau Merah Board Rider (PMBR) berhasil menggaet empat trofi kompetisi Surfing se-Jawa Timur.

Kompetisi tersebut diselenggarkan di Pantai Payangan, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jum’at (12/5/2023) lalu.

Ketua PMBR, Febri Pratama Putra mengatakan, ada tiga kategori yang dilombakan, yakni kelas Open, Under-16, dan Grommets. Kejuaraan ini untuk ajang seleksi atlet pra-PON 2023.

“Kami bersyukur, dari 8 atlet PMBR yang diterjunkan bisa meraih 4 trofi sekaligus,” kata Febri Pratama Putra, Rabu (17/5/2023).

Peselancar yang sukses menyabet trofi event Jawa Timur kelas Under-16, juara 1 Muhamad Ridwan, sedang Rangga meraih juara 4. Kedua bocil ini merupakan siswa SMPN 2, Desa Pesanggaran.

“Sementara untuk kelas Grommets kami berhasil meraih 2 trofi. Yaitu juara 3 berhasil diraih Hasel dan juara 4 nya diraih Marsel. Keduanya siswa kelas 4 SDN 4, Desa Sumberagung,” jelasnya.

Empat surfer kecil tersebut hanya terpaut beberapa point saja dari atlet tuan rumah yang berhasil merebut juara 1 dan 2.

Lebih lanjut Febri berharap, empat trofi tersebut menjadi support dan obat lelah para atlet. Karena untuk meraih prestasi ini mereka harus berlatih setiap hari selama hampir dua bulan.

“Keempat bocil itu setiap hari berlatih fisik, skill dan memahami karakter ombak dalam memainkan papan selancar,” tandasnya.

Dengan keberhasilan yang telah diraih, dirinya juga berharap para surfer kecil ini lebih giat lagi berlatih agar lebih siap dan bisa menaikan peringkat prestasinya dalam menyambut even surfing yang berikutnya.

Sementara salah satu surfer, peraih juara 1 event kompetisi surfing se-Jawa Timur, Muhamad Ridwan berjanji akan lebih giat lagi berlatih guna meningkatkan prestasi.

“Kami bangga atas prestasi yang telah kami raih. Terimakasih para senior yang selama ini telah membimbing kami, mendidik kami sehingga kami bisa menjadi anak yang berprestasi,” kata Ridwan dengan wajah sumringah. (kur/lio)