Pantai Selatan Berpotensi Tsunami, Bupati Jember Minta Warga Waspada

Bupati Jember dalam apel kesiapsiagaan bencana di Alun-alun Kecamatan Puger, Selasa (28/4/2024).(dok. Diskominfo Jember)
Bupati Jember dalam apel kesiapsiagaan bencana di Alun-alun Kecamatan Puger, Selasa (28/4/2024).(dok. Diskominfo Jember)

Jember, blok-a.com – Bupati Jember, Hendy Siswanto, memberikan peringatan tentang bahaya gempa dan tsunami di sepanjang pesisir pantai Kabupaten Jember.

Hendy mengungkapkan hal tersebut dalam apel kesiapsiagaan bencana di Alun-alun Kecamatan Puger, Selasa (28/5/2024).

Menurutnya, Kabupaten Jember memiliki tingkat kerawanan gempa tinggi karena merupakan tempat bertemunya lempeng Asia dan Australia, serta terdapat titik pusat gempa di sisi selatan Jember.

“Itulah yang menjadi faktor tingkat kerawanan gempa tinggi yang juga dapat menimbulkan tsunami,” ucap Hendy.

Bupati Hendy juga mengingatkan tentang tsunami yang terjadi di Kabupaten Banyuwangi pada tahun 1994.

Gempa berkekuatan 7,9 skala richter mengakibatkan tsunami setinggi 13,9 meter dan dampaknya dirasakan hingga ke Kabupaten Jember, menyebabkan kerusakan rumah dan perahu.

Dengan risiko tinggi di sepanjang garis pantai Jember, Bupati Hendy meminta masyarakat pesisir untuk tetap waspada.

Pemkab Jember terus menyosialisasikan kesiapsiagaan bencana dan melatih masyarakat tangguh bencana, serta mendorong penggunaan poskamling dan kentongan sebagai sarana peringatan bencana.

“Adanya kentongan sebagai alat peringatan bencana agar peringatan dapat tersampaikan ke seluruh warga baik di kota maupun di desa,” pungkas Hendy.(sup)