Kecelakaan Beruntun di Rogojampi Banyuwangi, Pengendara Motor Meninggal Dunia di TKP

Piket Lantas saat lakukan olah TKP insiden Lakalantas beruntun di Jalan Raya Banyuwangi – Srono, Kecamatan Rogojampi, hingga satu pengendara motor tewas di tempat, Minggu (19/07/2026) (foto: dok Satlantas Polresta Banyuwangi)
Piket Lantas saat lakukan olah TKP insiden Lakalantas beruntun di Jalan Raya Banyuwangi – Srono, Kecamatan Rogojampi, hingga satu pengendara motor tewas di tempat, Minggu (19/07/2026) (foto: dok Satlantas Polresta Banyuwangi)

Banyuwangi, Blok-a.com – Kecelakaan lalu lintas beruntun telah terjadi di Jalan Raya Banyuwangi – Srono, tepatnya di utara Masjid Nurul Huda, Dusun Krajan, Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, pada Minggu sore (19/07/2026) sekitar pukul 16.45 WIB.

Laka beruntun yang melibatkan sepeda motor Honda Scoopy Nopol P-5156-QAR, sebuah mobil pickup yang tidak diketahui identitasnya, dan Bus Hino Harapan Baru Nopol AG-7647-UZ, mengakibatkan pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat.

Kanit Gakum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Tri Pepri Alfian, saat dikonfirmasi menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, ASR (37). Awalnya sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai NMS (42) warga Desa Bubuk, Kecamatan Rogojampi melaju dari arah utara menuju selatan.

Di depan motor Scoopy, melaju Bus Hino Harapan Baru yang dikemudikan DBP (32), warga Desa Kamulan, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Sesampainya di TKP, lanjut Ipda Pepri, pengendara Scoopy berupaya mendahului bus. Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan atau dari selatan ke utara melaju sebuah mobil pickup yang tidak diketahui identitasnya.

Karena jarak terlalu dekat, sepeda motor Scoopy bertabrakan dengan mobil pickup. Sehingga membuat motor tersebut terjatuh ke kiri dan pengendaranya terpental hingga membentur ban belakang kanan bus.

“Akibat benturan keras itu, NMS mengalami luka pada bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di TKP. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS. PKU Muhammadiyah Rogojampi,” ungkapnya kepada blok-a.com, Senin (20/07/2026).

Identitas pengemudi mobil Pickup hingga saat ini masih Mr X, karena identitasnya belum diketahui.

“Petugas telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti. Kasus ini masih dalam penanganan,” pungkas Ipda Pepri.

Pihak berwenang mengimbau pengendara untuk selalu berhati-hati, tidak mendahului kendaraan di sembarangan tempat, serta memastikan kelengkapan surat berkendara demi keselamatan bersama. (Kur)