WNA Australia Hilang Terseret Ombak Saat Surfing di Pantai Grajagan Banyuwangi

Pencarian WNA Australia, yang ditelan ombak saat surfing di Pantai Grajagan, Banyuwangi, Senin (4/3/2024)(dokumen dari Polsek Purwoharjo untuk blok-a.com)
Pencarian WNA Australia, yang ditelan ombak saat surfing di Pantai Grajagan, Banyuwangi, Senin (4/3/2024)(dokumen dari Polsek Purwoharjo untuk blok-a.com)

Banyuwangi, blok-a.com – Seorang WNA berkebangsaan Australia yang beralamat di Bali, Gunther Henry Kitsler (57) hilang diterjang ombak saat berselancar di Pantai Grajagan, Banyuwangi, Senin (4/3/2024).

Kapolsek Purwoharjo, AKP Budi Hermawan mengatakan, dari keterangan beberapa saksi, peristiwa itu bermula pada hari Sabtu (2/3/ 2024).

“Sekira pukul 22.00 WIB, Mr Gregor dan Mr Gunther Henry Kitsler, berangkat dari Bali menuju wisata Grajagan,” kata AKP Budi Hermawan.

Pada hari Minggu (3/3/2024) sekira jam 06.00 WIB, mereka tiba di lokasi wisata pantai yang selanjutnya bermain surfing di laut Grajagan.

Sekira jam 10.00 WIB, kedua orang tersebut meninggalkan laut Grajagan lalu menuju penginapan Raka Homestay Purwoharjo untuk beristirahat.

“Pada hari Senin (4/3/2024) sekira pukul 05.00 WIB, Mr Gregor, korban dan satu temannya lagi, Mr Kris kembali lagi menuju laut Grajagan. Mr Gunther dengan papan surfing meluncur ke laut lebih awal. Baru sekitar 10 menit kemudian disusul oleh Mr Kris serta Mr Gregor,” ungkapnya.

Pada jam 05.45 WIB, Mr Kris dan Mr Gregor melihat papan surfing milik Mr Gunther mengapung.

Kedua temannya itu mendatangi papan surfing tersebut dan menemukan Mr Gunther tenggelam dengan kaki masih terikat papan surfing.

“Melihat kejadian itu, Mr Kris dan Mr Gregor langsung berusaha membawa korban ke pinggir. Namun karena ombaknya besar, tali yang mengikat di kaki Mr Gunther putus dari papan surfing sehingga Mr Kris dan Mr Gregor tidak berhasil menyelamatkan,” ujarnya.

Pukul 06.00 WIB, Mr Kris dan Mr Gregor kembali ke daratan guna melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik hotel Grajagan, Mr Paul agar dilaporkan ke pihak kepolisian, tim Basarnas dan beberapa instansi terkait lainnya.

“Beberapa saat kemudian, mereka kembali lagi ke laut untuk membantu mencari Mr Gunther, namun sayang, hingga saat ini Mr Gunther belum juga ditemukan,” pungkas AKP Budi Hermawan. (kur/lio)