Polisi dan Warga Gagalkan Aksi Pencurian Sapi di Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi 

Sapi betina milik Untung, warga Desa/Kecamatan Wongsorejo, yang hampir dicuri.(blok-a.com/Kuryanto)
Sapi betina milik Untung, warga Desa/Kecamatan Wongsorejo, yang hampir dicuri.(blok-a.com/Kuryanto)

Banyuwangi, blok-a.com – Jajaran Polsek Wongsorejo, Banyuwangi bersama warga, berhasil menggagalkan aksi pencurian sapi yang terjadi di rumah Untung, warga Dusun Karangrejo Utara, Desa/Kecamatan Wongsorejo, Sabtu (15/6/2024) dini hari.

Kapolsek Wongsorejo, AKP Eko Darmawan, melalui Kanit Reskrimnya Aipda Oktorio Wisnu P menjelaskan, aksi pencurian terjadi sekira pukul 01.00 WIB.

Menurut keterangan saksi, awalnya seperti biasanya setiap jelang dini hari, Untung selalu mengontrol sapi betinanya di kandang.

“Namun betapa terkejutnya korban, sesampainya di kandang dia tidak menemukan sapinya. Kemudian, Untung melaporkan hal tersebut kepada Kepala Dusun (Kadus) Karangrejo Utara Risgianto,” terang Aipda Oktorio Wisnu P.

Menanggapi laporan warganya, Risgianto segera menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Wongsorejo, Aipda Taufik Ismail Marzuki.

Setelah melapor ke Polisi, Risgianto bersama warga melakukan penyisiran ke arah barat Desa Wongsorejo.

“Menindaklanjuti laporan anggotanya, pimpinan kami, AKP Eko Darmawan merespons cepat dengan memerintahkan Unit Reskrim bersama Ka SPKT Bripka Gedhe Bayu melaksanakan penghadangan dan penutupan jalur di jalur pintu keluar di simpang 3 PT. ACN Alasrejo,” ungakapnya.

Sebelumnya, AKP Eko Darmawan sudah memetakan posisi anggota dengan membagi wilayah kring Serse, dengan demikian ketika ada kejadian anggota sudah paham tugas dan teknik penyisiran di lapangan.

“Selanjutnya Anggota Reskrim lainya juga melaksanakan penyisiran dari Arah Pancoran Sidowangi,” paparnya.

Sekira pukul 2.30 WIB, sapi yang hilang berhasil ditemukan oleh warga yang dipimpin oleh Kadus Karangrejo Utara tersebut.

Takut dikepung polisi, pelaku kabur dan sapi tersebut ditinggalkan di Dusun Karangrejo Utara, RT 002 RW 002, Desa/Kecamatan Wongsorejo.

“Pelaku pencurian kabur melarikan diri meninggalkan hasil curiannya karena ketakutan dikepung oleh Polisi bersama Masyarakat,” pungkas Aipda Oktorio Wisnu P. (kur/lio)