Jember, Blok-a.com – Pendopo Wahyawibawagraha pada Sabtu (11/04/2026), dipenuhi ribuan anggota Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Jember. Para anggota PPNI berkumpul dalam acara halalbihalal yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Jember.
Selain menjadi ajang silaturahmi pasca-Lebaran, momentum ini juga sebagai perayaan hari jadi PPNI yang disambut antusias oleh para tenaga kesehatan (nakes).
Bupati Jember, Gus Fawait, yang hadir langsung di tengah-tengah para perawat, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi para nakes selama ini. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa di era “Jember Baru Jember Maju”, peran nakes adalah pilar utama pembangunan.
“Saya mengucapkan selamat hari jadi kepada PPNI. Pemkab Jember hari ini ingin merangkul semua elemen nakes. Mulai dari dokter spesialis, subspesialis, dokter umum, bidan, hingga perawat, tanpa terkecuali,” ujar Gus Fawait.
Salah satu fakta menarik yang diungkapkan Bupati adalah kebijakan inklusif yang baru pertama kali terjadi di Jember.
Mantan legislator itu memaparkan bahwa saat ini, profesi perawat memiliki kesempatan karir yang setara dengan profesi kesehatan lainnya dalam struktur birokrasi. Salah satu buktinya, untuk pertama kali dalam sejarah Jember, ada perawat yang dipercaya menjabat sebagai Kepala Puskesmas. Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi dan kepemimpinan nakes sangat dihargai.
Lebih jauh, Gus Fawait membagikan visi besarnya untuk mengubah wajah kesehatan di Jember. Ia berkaca pada kemajuan medis di luar negeri yang telah berhasil mengintegrasikan layanan kesehatan dengan sektor pariwisata atau yang dikenal sebagai Medical Tourism (Wisata Medis).
Gus Fawait bermimpi Jember tidak hanya dikenal karena keindahan pantai atau kopinya, tetapi juga karena kualitas layanan kesehatannya yang prima. Sehingga, orang luar daerah mau datang ke Jember untuk berobat sekaligus berwisata.
Untuk mewujudkan mimpi besar tersebut, Bupati menekankan pentingnya sinergi lintas profesi. Ia berharap tidak ada lagi sekat antara dokter, perawat, dan bidan.
Semua harus bekerja sebagai satu tim yang solid untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga Jember. Jika kekompakan ini terjaga, Gus Fawait optimis kualitas kesehatan masyarakat akan meningkat drastis.
Kabar yang paling dinanti oleh masyarakat luas adalah rencana peluncuran program kesehatan baru. Gus Fawait membocorkan bahwa bulan depan, Pemkab Jember akan secara resmi meluncurkan layanan Homecare khusus bagi warga tidak mampu.
Program tersebut dirancang agar tenaga medis bisa mendatangi langsung rumah-rumah warga yang kesulitan akses ke rumah sakit, memastikan bahwa keadilan sosial di bidang kesehatan benar-benar dirasakan hingga ke pelosok desa.
Acara halalbihalal ini pun ditutup dengan sesi ramah tamah. Para anggota PPNI tampak optimistis dengan arah kebijakan pemerintah daerah yang lebih menghargai profesi mereka.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah, para perawat berkomitmen untuk terus mengeksplorasi bakat dan menciptakan karya nyata yang berdampak langsung bagi lingkungan sekitar, sesuai dengan semangat Jember Baru Jember Maju.(yas/rio/ova)






Media Sosial