Kalapas Banyuwangi Naikkan Pangkat 30 Pegawai, Makin Tinggi Jabatan Semakin Besar Tanggung Jawabnya

Kalapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa saat sematkan tanda pangkat baru kepada 30 pegawai Lapas, Selasa (31/3/2026)(dok Humas Lapas)
Kalapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa saat sematkan tanda pangkat baru kepada 30 pegawai Lapas, Selasa (31/3/2026)(foto: dok Humas Lapas)

Banyuwangi, Blok-a.com – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi menggelar upacara pemberian kenaikan pangkat kepada 30 pegawai. Acara yang dipimpin oleh Kepala Lapas (Kalapas) Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa dan dihadiri seluruh jajaran pejabat struktural serta staf ini dilaksanakan di Aula Sahardjo, Selasa (31/3/2026).

Prosesi penyematan dilakukan langsung oleh Kalapas dengan memberikan selamat kepada setiap personel yang berhasil meraih jenjang karir lebih tinggi. Pemberian kenaikan pangkat ini terdiri dari dua kategori, yakni pangkat reguler dan kenaikan pangkat melalui skema penyesuaian ijazah Strata 1 (S1).

Dalam arahannya, Wayan menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah sekadar rutinitas administratif atau ajang seremonial belaka. Ia menekankan bahwa setiap strip pangkat yang bertambah di pundak harus dimaknai dengan peningkatan kinerja secara konkret.

“Kenaikan pangkat ini adalah bentuk apresiasi negara atas dedikasi saudara. Namun, perlu diingat bahwa semakin tinggi pangkat yang disandang, maka semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul,” tegas Wayan di hadapan seluruh peserta upacara.

Lebih lanjut, ia juga memberikan pesan mendalam terkait kedisiplinan dan nilai-nilai integritas. Para pegawai yang naik pangkat dapat menjadi teladan bagi rekan sejawat lainnya dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Selain itu, Wayan juga mendorong para pegawai terutama yang baru saja menyelesaikan penyesuaian ijazah untuk mulai mengubah pola pikir dalam bekerja.

“Saya minta seluruh pegawai untuk terus menjaga kedisiplinan dan integritas. Mulailah berpikir untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan organisasi. Kita butuh inovasi dan komitmen kuat demi peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat maupun warga binaan,” tandasnya. (kur/ova)