KA Blambangan Ekspres Siap Jalankan Relasi Baru Banyuwangi – Jakarta

KA Blambangan Ekspres di Stasiun Ketapang Banyuwangi saat akan berangkat menuju Stasiun Tawang Semarang, Jumat (28/6/2024).(blok-a.com/Kuryanto)
KA Blambangan Ekspres di Stasiun Ketapang Banyuwangi saat akan berangkat menuju Stasiun Tawang Semarang, Jumat (28/6/2024).(blok-a.com/Kuryanto)

Banyuwangi, blok-a.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan resmi membuka relasi baru Banyuwangi – Jakarta di bulan Juli 2024.

Hal tersebut dibenarkan oleh Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuwangi, Komang Sudira Atmaja.

Menurutnya, Kereta Api (KA) Blambangan Ekspres yang akan melayani rute baru tersebut.

“Blambangan Ekspres merupakan KA penumpang kelas ekonomi dan eksekutif yang sebelumnya sejak tahun 2022 telah melayani relasi Stasiun Ketapang Banyuwangi – Stasiun Tawang Semarang,” terang Komang Sudira Atmaja, Jumat (28/6/2024).

Menurut Komang, dengan dibukanya relasi baru tersebut akan terjadi perpanjangan rute bagi KA Blambangan Ekspress. Yakni perjalanan dari Stasiun Ketapang Banyuwangi hingga Stasiun Pasar Senen Jakarta, via Semarang.

Lebih lanjut Komang menjelaskan, dengan dibukanya relasi Banyuwangi-Jakarta, merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh seluruh masyarakat pelanggan KA sejak lama.

PT KAI memutuskan membuka relasi baru setelah sebelumnya melakukan survei dan riset dengan menyebarkan kuesioner untuk mengukur animo masyarakat sejak tahun 2023.

“Hasil survei yang dilakukan sejak tahun 2023 itulah yang mejadi dasar bagi PT KAI untuk memperpanjang rute Blambangan Ekspress hingga ke Jakarta,” ungkapnya

Selain itu Komang juga berharap, dengan hadirnya rute KA Banyuwangi – Jakarta ini akan semakin mempermudah akses transportasi bagi masyarakat yang ingin bepergian antara kedua kota tersebut.

Dengan bertambahnya moda transportasi ini, kunjungan wisatawan ke Banyuwangi juga akan semakin meningkat. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Semoga dengan dibukanya relasi Banyuwangi – Jakarta, masyarakat akan semakin banyak yang memilih KA sebagai moda transportasi bagi mereka, sehingga dapat membantu mengurangi kemacetan di jalan raya,” pungkas Komang Sudira Atmaja. (kur/lio)