Banyuwangi, blok-a.com – Memperingati Hari Lanjut Usia (Lansia) Nasional, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani bersama lansia dari berbagai organisasi di Banyuwangi menggelar senam bersama, Jumat (31/5/2024).
Bertempat di Stadion Diponegoro, acara yang dikemas dengan berbagai kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Banyuwangi, Henik Setyorini.
Dalam sambutanya di depan ratusan lansia Bupati Ipuk mengatakan, lansia merupakan panutan bagi generasi muda.
Lansia menjadi salah satu perhatian bagi Pemkab Banyuwangi. Berbagai program telah digulirkan untuk meningkatkan kesejahteraan para lansia.
Seperti pemberian makanan bergizi gratis melalu program Rantang Kasih, jemput bola pemeriksaan kesehatan, Posyandu Terintegrasi yang melakukan pemeriksaan bagi para lansia, dan berbagai program lainnya.
“Semua itu adalah merupakan bentuk perhatian kami bagi para lansia. Karena kami yakin, pembangunan Banyuwangi akan sejahtera jika semua kalangan umur diperhatikan,” tegas Bupati Ipuk.
“Bapak Ibu semua merupakan sumber kebijaksanaan dan pengetahuan bagi kami dalam menapaki masa depan,” imbuhnya.
Ucapan senada, juga disampaikan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Banyuwangi, Henik Setyorini.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengajak para lansia untuk hidup lebih mandiri. Berbagai program telah diluncurkan, seperti Sekolah Lanjut Usia Tangguh (Selantang) dan Sekolah Orang Tua Hebat (Sobat).
Dengan Program Selantang, diharapkan para lansia di banyuwangi agar bisa lebih sehat, mandiri, aktif, dan produktif (SMART).
“Untuk mewujudkan lansia yang smart, saat ini di banyuwangi sudah ada 26 kelompok Selantang. Ke depanya, di setiap Desa atau Kelurahan juga akan di bentuk kelompok yang tersebut,” papar Henik Setyorini.
Lebih lanjut Henik menjelaskan, dalam program Selantang ini, para lansia akan diberikan pembelajaran selama 6 bulan dengan berbagai materi, yang bisa menjadi bekal agar merka bisa lebih Smart.
Guna mewujudkan hal itu, Pemkab Banyuwangi menargetkan, 217 Desa dan Kelurahan yang ada di Banyuwangi memliki kelompok Selantang, agar para lansia bisa lebih produktif.
“Saat ini kami masih memiliki 26 kelompok. Ke depanya yang menjadi target kami harus mencapai 217 kelompok,” ujar Henik optimis.
Selian Selantang, program Sekolah Orang Tua Hebat (Sobat) juga akan terus dimasifkan.
“Dengan program pemberdayaan itu Pemkab Banyuwangi berharap, para lansia ataupun orang tua, bisa merasa dihargai dan dihormati,” pungkas Henik Setyorini. (kur/lio)






Media Sosial