Banyuwangi, blok-a.com – Empat bocah SMP di Pesanggaran, Banyuwangi menjadi korban ganasnya ombak pantai selatan, tepatnya di perairan Pulau Merah. Mereka terseret ombak pada saat mandi di sekitar area wisata tersebut, Rabu (27/21/2023).
Tiga bocah berhasil diselamatkan, namun satu teman mereka belum kunjung ditemukan.
Tim gabungan dari anggota Polsek Pesanggaran, anggota Koramil dan TNI AL Pesanggaran, Pokmas Pesanggaran, serta dibantu tim SAR Banyuwangi, masih giat melakukan pencarian hingga, Kamis (28/1/2023) pagi.
Menurut keterangan warga setempat, lokasi hilangnya korban berada di sebelah barat area wisata Pulau Merah. Sekitar 1 km di blok Palung Karim, masuk Dusun Pancer, Desa sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.
Kapolsek Pesanggaran, Iptu Lita Kurniawan, menjelaskan, korban yang hilang berinisial CF (13), warga Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran.
“Tiga teman korban adalah, AA (13) warga Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung. MAF (13) warga Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, dan ASR (13) warga Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung,” ungkapnya.
Dari keterangan beberapa saksi, awalnya empat bocah tersebut datang ke Pulau Merah menaiki 2 sepeda motor menuju arah barat, atau kurang lebih 1 km dari area wisata, tanpa karcis.
Mereka kemudian terlihat jalan menyisiri pantai menuju luar batas area wisata.
“Sesampainya di TKP, ke empat korban itupun akhirnya mandi. Saat diketahui oleh warga beberapa dari bocah itu sudah teriak-teriak minta tolong karena terseret ombak,” jelas Iptu Lita.
Akhirnya tiga anak dapat diselamatkan oleh wisatawan dan warga sekitar. Sedangkan CF sampai saat ini masih hilang dan belum ditemukan.
“Mulai tadi malam hingga hari ini, kita masih melakukan evakuasi pencarian terhadap korban. Mohon doanya mudah-mudahan pencarian adik kita yang terseret ombak hari ini segera ditemukan,” harap Iptu Lita Kurniawan. (kur/lio)






Media Sosial