Kecelakaan Maut di Srono Banyuwangi, Motor Happy Ditabrak Grandmax, 1 Korban Tewas

Polisi saat lakukan olah TKP lakalantas motor Happy kontra mobil Daihatsu Grandmax di Jalan Raya Nasional Banyuwangi-Jember, yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia, Minggu (10/5/2026)(blok-a.com/Kuryanto)
Polisi saat lakukan olah TKP lakalantas motor Happy kontra mobil Daihatsu Grandmax di Jalan Raya Nasional Banyuwangi-Jember, yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia, Minggu (10/5/2026)(foto: Blok-a.com/Kuryanto)

Banyuwangi, Blok-a.com – Kurang dari sepekan, kecelakaan maut hingga menelan satu korban jiwa yang terjadi di Jalan Raya Banyuwangi-Jember, masuk wilayah hukum Satlantas Polresta Banyuwangi, telah terjadi dua kali di dua tempat berbeda.

Lakalantas yang kedua ini melibatkan sepeda motor Happy Nopol P-3708-ZJ Kontra Mobil Daihatsu Grandmax Nopol P-1681-XL. Insiden pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB tersebut terjadi di wilayah Desa Kepundungan, Kecamatan Srono.

Kanit Gakum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Tri Pepri Alfiyan saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa sepeda motor Happy yang dikendarai SMT (75) dan berboncengan dengan HSH (63), tersebut awalnya melaju dari arah utara ke selatan.

“Keduanya merupakan petani asal Dusun Sidorejo, Desa Parijatah Wetan, Kecamatan Srono,” ungkapnya kepada blok-a.com, Senin (11/5).

Sesampainya di TKP, motor Happy yang awalnya menepi ke kiri, tiba-tiba berbelok ke kanan. Secara bersamaan, dari arah belakang motor juga melaju mobil Daihatsu Grandmax yang dikemudikan AS (57) warga Dusun Sidodadi, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore.

“Karena jarak terlalu dekat, pengemudi Grandmax ankhirnya tidak bisa menghindar hingga menabrak motor Happy tersebut,” urainya.

Akibat kecelakaan, lanjut Ipda Pepri, SMT dan HSH sama-sama mengalami luka robek paha kanan dan luka pada kaki kiri. Kedua Korban kemudian sempat dilarikan ke RSUD Genteng.

“Namun SMT meninggal dunia saat dalam perawatan medis. Sedangkan AS pengemudi Grandmax, pasca kejadian dalam kondisi sehat dan tidak mengalami luka,” bebernya

Ipda Pepri menambahkan, kerugian materiil akibat lakalantas di Jalan Nasional Banyuwangi-Jember yang lokasi tepatnya berada di koordinat 8°21’50.4″S 114°13’59.8″E, tersebut ditafsir sekitar Rp3 juta.

Kecelakaan Sebelumnya di Jalan Raya Jember-Banyuwangi

Sebelumnya, sebuah kecelakaan lalu lintas maut antara sepeda motor Honda Beat kontra truk Diesel, yang terjadi di Jalan Raya Jember-Banyuwangi, lokasinya berada di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Gambiran.

Insiden yang terjadi pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 19.25 WIB, mengakibatkan pengendara motor meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kanit Gakum Satlantas Banyuwangi, Ipda Tri Pepri Alfiyan menjelaskan menurut keterangan saksi. Awalnya sepeda motor Honda Beat Nopol P-3297-WA, yang dikendarai AA (61) warga Dusun Setembel, Desa/Kecamatan Gambiran melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang.

Namun sesampainya di TKP, saat korban bermaksud mendahului kendaraan di depannya tiba-tiba kehilangan keseimbangan. Sehingga terjatuh ke sisi kanan jalan, yang bersamaan dengan datangnya truk Diesel Nopol P-9497-GA.

“Lantaran jarak yang sudah dekat, truk yang dikemudikan MAV (24) warga Perkebunan Glenmore, Desa Margomulyo, Kecamatan Glenmore, itupun tidak bisa menghindar. Sehingga menabrak korban yang mengakibatkan luka berat pada kepala hingga meninggal dunia di TKP,” ungkap IPDA Pepri kepada blok-a.com, Selasa (5/5/2026). (kur/ova)