Selang Dua Hari Dua Lakalantas Terjadi di Jalur Banyuwangi-Jember, Satu Korban Tewas & Satu Patah Tulang

Kondisi motor Honda Vario usai alami laka tunggal, serta Honda Scoopy setelah bertabrakan dengan truk Tangki Hino di Jalan Raya Banyuwangi-Jember, Rabu-Jumat (12-14/08/2026) (foto: Blok-a.com/Kuryanto)
Kondisi motor Honda Vario usai alami laka tunggal, serta Honda Scoopy setelah bertabrakan dengan truk Tangki Hino di Jalan Raya Banyuwangi-Jember, Rabu-Jumat (12-14/08/2026) (foto: Blok-a.com/Kuryanto)

Banyuwangi, Blok-a.com – Berselang dua hari, dua kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor di Jalan Raya Banyuwangi-Jember, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, terjadi di dua tempat berbeda. Akibat kejadian tersebut satu pengendara meninggal dunia dan satu lainnya mengalami patah tulang.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Tri Pepri Alfian saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Menurut keterangannya, kecelakaan pertama melibatkan sepeda motor Honda Vario ber-Nopol P-4749-RR, yang menabrak beton di median jalan.

“Peristiwa pertama terjadi pada Rabu (12/08/2026) sekitar pukul 23.40 WIB, tepatnya di depan Gereja Efrata, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng,” ujarnya kepada blok-a.com, Jum’at (14/08/2026).

Berdasarkan keterangan saksi, AS (40), motor Honda Vario yang dikendarai AG (36) warga Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, sebelum insiden terjadi melaju dari arah timur ke barat.

Sesampainya di lokasi kejadian, motor menabrak bola beton yang berada di median jalan tengah, hingga pengendara terpental dan membentur tiang lampu penerangan jalan.

“Akibat kejadian tersebut, AG mengalami luka serius pada bagian kepala. Korban sempat dilarikan ke RSUD Genteng, namun dinyatakan meninggal dunia oleh petugas piket dokter jaga,” ungkapnya.

Terjadi Kecelakaan untuk Kedua Kalinya

Kecelakaan kedua, lanjut Ipda Pepri, motor Honda Scoopy kontra truk Tangki Hino. Peristiwa ini terjadi pada Jumat dini hari (14/08/2026) sekitar pukul 04.15 WIB. TKP di Simpang 3 timur SPBU Setail, masuk Dusun Curahketangi, Desa Setail, Kecamatan Genteng.

“Awalnya sepeda motor Honda Scoopy Nopol P-3723-UF yang dikendarai R (29) pria asal Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi tersebut melaju dari arah timur ke barat,” bebernya.

Saat tiba di TKP, R yang diduga mengantuk tidak dapat menguasai laju kendaraannya, sehingga oleng ke tengah jalur.

“Saat motor oleng ketengah jalan, bersamaan itu dari arah berlawanan melaju truk Tangki Hino Nopol P-9246-UV yang dikemudikan KH (51) warga Kecamatan Banyuwangi, dengan penumpang MS (45). Karena jarak terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari,” urai Ipda Pepri.

Akibat dari kejadian tersebut, pengendara motor R mengalami luka-luka dan patah tulang. Korban langsung dievakuasi ke RSUD Genteng untuk mendapatkan perawatan. Sementara pengemudi dan penumpang truk tidak mengalami luka.

Ipda Pepri juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih waspada, terutama saat melintas di jalur nasional Banyuwangi-Jember pada malam hingga dini hari.

“Kurangi kecepatan, jaga jarak aman, dan pastikan kondisi fisik serta kendaraan dalam keadaan prima. Hindari berkendara dalam keadaan mengantuk atau tidak fokus. Keselamatan adalah yang utama,” pungkasnya. (Kur)

Jurnalis Umum blok-a.com yang fokus di berbagai isu, seputar politik, hukum, kriminal, sosial, bencana, dan berbagai kegiatan masyarakat yang terjadi di Kabupaten Banyuwangi.