Curah Hujan Tinggi, Belasan Rumah di Tegalsari Banyuwangi Kebanjiran

Air menggenangi belasan rumah warga di wilayah Kecamatan Tegalsari, Selasa (23/4/2024).(blok-a.com/Kuryanto)
Air menggenangi belasan rumah warga di wilayah Kecamatan Tegalsari, Selasa (23/4/2024).(blok-a.com/Kuryanto)

Banyuwangi, blok-a.com – Imbas intensitas curah hujan yang cukup tinggi, air menggenangi belasan rumah warga di Dusun Sumberagung, RW 1, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, Selasa (23/4/2024).

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Forpimka Tegalsari, bersama BPBD Banyuwangi, serta Pemerintah Desa Karangdoro dan warga sekitar laksanakan kerja bakti membersihkan luapan air.

Kapolsek Tegalsari, Iptu Achmad Rudy menjelaskan, kerja bakti dimulai Pukul 13.00 sampai 20.00 WIB.

“Luapan air yang menggenangi belasan rumah warga Dusun Sumberagung, RW 1, Desa Karangdoro tersebut merupakan imbas terjadinya hujan deras yang cukup tinggi lebih kurang selama tujuh jam,” kata Iptu Achmad Rudy.

Debet air yang mengalir melalui saluran air di pemukiman warga tidak mampu menampung volume air hujan, yang mengakibatkan meluap menggenangi kurang lebih 14 rumah warga setempat.

Dari pantauan blok-a.com, hadir dalam kegiatan, Kapolsek Tegalsari bersama 6 anggota, lalu 2 anggota Posramil tegalsari, 1 staf Kecamatan Tegalsari, 1 anggota BPBD, seorang Rescue ambulance Tegalsari, dan Kepala Desa Karangdoro bersama 10 perangkatnya.

“Setelah mendatangi TKP kami mendata korban, mencatat kerugian, kemudian mencatat keterangan saksi,” ujar Iptu Achmad Rudy.

Dari data sementara 14 rumah warga yang terdampak, berikut data rumah warga yang terendam banjir setinggi 30 centimeter yakni Rumah Tamsir, Busiri, Keman, Rawi, Satip, Supiana, Hj Halimah, Mashuri, Ani, Hariyanto, dan rumah Ali. Sebelas rumah warga tersebut tergenang air setinggi 30 centimeter.

Kemudian, rumah Misianto, Ngatemun, dan rumah Anas. Tergenang air setinggi 50 centimeter.

“Sementara untuk Ngatemun mengalami pagar depan rumahnya roboh. Kerugian di tafsir Rp 5 juta. Sedang Anas alami kerusakan kasur, spiker aktif dan kulkas. Kerugian di tafsir Rp 3,5 juta,” jelasnya.c

Dari 14 rumah warga terdampak banjir, 13 rumah beralamat di RT 1 RW 1, sedangkan yang satu rumah yaitu milik Anas, beralamat RT 2 RW 1. Beruntung dalam musibah alam tersebut tidak sampai terdapat korban jiwa.

Iptu Achmad Rudy menghimbau kepada seluruh masyarakat Tegalsari untuk siaga di wilayah masing-masing terutama yang tinggal di titik rawan bencana alam/banjir.

“Bersyukur meskipun sampai saat ini cuaca wilayah kecamatan Tegalsari kondisinya masih hujan deras, namun untuk luapan air sudah menyurut atau berkurang,” pungkasnya.(kur/lio)