Banyuwangi, Blok-a.com – Nasib tragis menimpa Sugianto (61), diduga akibat terkena serangan jantung. Nelayan asal Dusun Kampung Barat, Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, ini tewas saat sedang bekerja menguras air di atas perahu speed.
Insiden tersebut terjadi pada Kamis (29/1/2026). Korban sedang menguras air dari dalam perahu Speed bertuliskan “UMBARAN” di area kolam Pelabuhan Muncar, Banyuwangi.
Kapolsek Muncar, AKP Mujiono, saat dikonfirmasi Blok-a.com membenarkan perihal kejadian tersebut. Menurut keteranganya, penyebab meninggalnya korban diduga akibat serangan jantung.
“Dari hasil pemeriksaan luar pada tubuh korban oleh petugas medis Puskesmas Kedungrejo, Kecamatan Muncar, korban meninggal dunia akibat serangan jantung,” ungkapnya pada Jum’at (30/1/2026).
Lokasi tempat meninggal korban saat melakukan pengurasan air di perahu speed bertuliskan “UMBARAN”, yang berada di area kolam Pelabuhan Muncar, tepatnya dititik koordinat 8°26’20″S 114°20’54″E.
“Dari hasil keterangan saksi, Sulam, si pemilik perahu Speed tersebut, peristiwa meninggalnya Sugianto terjadi sekira pukul 07.00 WIB,” imbuhnya.
Awalnya pada saat korban yang sedang menguras air di dalam perahu speed dengan posisi jongkok, tiba-tiba terjatuh ke depan dan tidak sadarkan diri.
“Sulam kemudian berusaha untuk menolong sambil meminta bantuan kepada warga dan nelayan sekitar. Selanjutnya ia melaporkan kejadian itu kepada petugas,” beber AKP Mujiono.
Pada pukul 08.00 WIB, petugas Satpolairud unit Muncar bersama Polsek Muncar, serta Instansi lainnya dan dibantu nelayan setempat mengevakuasi korban.
AKP Mujiono menambahkan, dari pihak keluarga menyikapi kejadian tersebut mereka menyatakan menerima, yang dilengkapi dengan surat pernyataan. Mereka menganggap, meninggalnya korban murni karena musibah dan takdir.
“Selanjutnya Sugianto oleh pihak keluarga dimakamkan di TPU Tembokrejo, Muncar,” tutup AKP Mujiono. (kur/gni)






Media Sosial