Wisatawan China Tewas Jatuh saat Foto di Atas Jurang Kawah Ijen

Proses evakuasi wisatawan asal China yang tewas usai jatuh di jurang blok sunrise Kawah Ijen, Sabtu (20/4/2014).(dokumen dari Polsek Licin untuk blok-a.com)
Proses evakuasi wisatawan asal China yang tewas usai jatuh di jurang blok sunrise Kawah Ijen, Sabtu (20/4/2014).(dokumen dari Polsek Licin untuk blok-a.com)

Banyuwangi, blok-a.com – Pengunjung Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen dikejutkan dengan insiden tewasnya wisatawan perempuan asal China yang jatuh ke jurang sedalam 100 meter di area spot foto, Minggu (20/4/2024) pagi.

Kapolsek Licin, Banyuwangi, AKP Achmad Junaedi, menerangkan, insiden tersebut terjadi sekira pukul 06.00 WIB. Korban bernama Huang Lihong (31) dengan Nomor Paspor EM 3068431.

“Korban berkunjung ke TWA Kawah Ijen bersama suaminya yang bernama Zhang Yong (32) Nomor Paspor EH 2352695, dengan menggunakan jasa travel dan seorang guide atau pemandu wisata lokal,” terang AKP Achmad Junaedi pada blok-a.com.

Sopir travel bernama Andi Dwi (25) alamat Jalan Kelud, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Guidenya bernama Guswanto (26) alamat Lingkungan Papring, Kelurahan/Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi.

“Menurut keterangan saksi, awalnya sekira pukul 00.00 WIB, mereka berangkat dari River View Bondowoso menuju area parkir TWA Kawah Ijen atau Paltuding,” ungkapnya.

Setelah tiba di lokasi, sekira pukul 02.10 WIB, korban bersama suaminya dengan dipandu guide melanjutkan perjalanan menuju jalur pendakian Kawah Ijen.

Sekira pukul 04.00 WIB, mereka sampai di Dapur Blue Fire Kawah Ijen. Kemudian korban dan suaminya berfoto-foto untuk dokumentasi pribadi.

“Selanjutnya, sekira pukul 06.00 WIB, sepasang suami istri tersebut melanjutkan dengan berfoto di sejumlah spot foto. Ketika di tempat itu sebenarnya Guswanto sudah mengingatkan bahwa area itu berbahaya,” papar AKP Achmad Junaedi.

Tetapi korban memaksa untuk berfoto, menurutnya karena mereka melihat postingan temannya yang pernah berfoto di lokasi tersebut.

Usai berfoto, korban sempat berjalan mundur. Lalu tanpa disengaja rok yang digunakanya terinjak, sehingga Huang Lihong terjatuh ke jurang sedalam lebih kurang 100 meter.

Setelah menerima informasi, petugas RKW 18 Kawah Ijen bersama Tim Rescue Kawah Ijen gerak cepat ke lokasi kejadian.

“Kemudian dengan dibantu para operator TWA Kawah Ijen mereka mengevakuasi korban,” tegasnya.

Sekitar jam 11.38 WIB, selanjutnya korban diangkut menggunakan mobil ambulans Puskesmas Licin dari Paltuding ke RSUD Blambangan Banyuwangi, dengan dikawal oleh BBKSDA Jatim dan Polsek Licin.

Setibanya di RSUD Blambangan, tim medis melakukan pemeriksaan terhadap korban yang sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Menurut keterangan tim medis, pada jenazah korban ditemukan luka sobek pada kepala atas dan pada tubuh lain. Lalu patah tulang pergelangan kaki kanan dan lutut kiri,” ujarnya.

“Jenazah korban direncanakan akan dibawa ke China oleh pihak keluarga melalui RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah Rai atau RS Sanglah, Denpasar, Bali,” pungkas AKP Achmad Juanedi. (kur/lio)