blok-a.com – Calon bakal presiden dari NasDem dan PKS Anies Baswedan mengklaim selama 5 tahun menjabat sebagai Gubernur, ia telah membawa DKI Jakarta menjadi wilayah yang bebas dari ketegangan dan penuh tolerasni.
“Yang muncul perasaan saling menghormati antar unsur di Jakarta. Lima tahun yang tenang, teduh aman damai, tenteram dan penuh saling toleransi di seluruh warganya. Bukan lima tahun yang ada ketegangan, bukan lima tahun yang ada suasana tidak nyaman,” kata Anies saat berpidato di Kantor DPP PKS, Jakarta, Kamis (23/2).
Anies mengatakan, selama menjadi gubernur, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) selalu mengawal dan mendukungnya.
“Ikhtiar kita untuk membawa perubahan, ikhtiar kita untuk bisa menghadirkan kebahagiaan juga mengalami cobaan bahkan di masa-masa itu ada pandemi dan berbagai macam tantangan lainnya. Alhamdulillah bersama PKS kita sama-sama jaga,” kata Anies.
Anies lantas bersyukur PKS kembali mengusungnya untuk maju dalam Pilpres 2024.
Menurutnya, dukungan itu sebagai babak baru perjuangannya.
“Bahwa kita telah sampai di sebuah pelabuhan kemarin, tujuan menghadirkan keadilan ketentraman keadilan persatuan di Jakarta telah tuntas dan kini kita memulai babak baru,” ungkap dia.
Seperti diketahui, PKS resmi mendeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden, pada hari ini, Kamis (23/2/2023) di DPP PKS.
Acara deklarasi tersebut dihadiri langsung oleh Anies Baswedan. Turut hadir dalam konferensi pers deklarasi tersebut sejumlah petinggi PKS seperti Hidayat Nur Wahid, Sohibul Iman, juga termasuk Ketua Majelis Syura Salim Segaf Al Jufri.
“Alhamdulillah pembahasan mengerucut sosok yang dimaksud itu jatuh pada Anies Rasyid Baswedan…. Kita usung beliau menjadi tokoh nasional. Dan Allah takdirkan sebagai presiden,” ujar Presiden PKS Ahmad Syaikhu di markas DPP PKS, Kamis (23/2).
Keputusan mendukung Anies Baswedan sebagai capres di 2024 juga merupakan hasil keputusan musyawarah Majelis Syura VIII PKS. Serta melalui proses musyawarah dan dibahas secara saksama oleh sejumlah pihak.
“Dengan juga mendengar aspirasi dari pengurus dari Sabang hingga Merauke,” ujar Syaikhu.
Saat ini PKS juga tengah menjajaki koalisi dengan Partai NasDem dan Demokrat. Mereka sedang merumuskan koalisi untuk menghadapi Pilpres 2024 mendatang.
Kendatipun, hingga saat ini belum ada kesepakatan mengenai cawapres yang akan mendampingi Anies. (lio)






Media Sosial