Banyuwangi, blok-a.com – Tiga sepeda motor terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Temuguruh, Kecamatan Sempu, Banyuwangi Rabu (29/11/2023) sore.
Kanit Lantas Polsek Genteng, Iptu Nanang Wardhana, mengatakan, laka karambol terjadi antara sepeda motor Honda Verza warna hitam, Nopol P-6348-XZ Vs dua unit sepeda motor tanpa plat Nomor, yakni Yamaha Alfa dan Happy.
“Waktu dan TKP, sekira jam 14.30 WIB, di Jalan Raya Temuguruh. Tepatnya 100 meter utara jembatan Sasak Mayit selatan, masuk Dusun Nganjukan, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu,” terang Iptu Nanang Wardhana.
Akibat mengalami luka yang cukup parah, 3 pengendara dan 3 penumpang sepeda motor, seluruhnya harus dilarikan ke Rumah Sakit terdekat.
Menurut keterangan para saksi di TKP, awalnya sepeda motor Honda Verza warna hitam melaju dari arah utara ke selatan, hendak mendahului pikap muatan sayuran di depannya.
Namun pada saat yang bersamaan, dari arah selatan ke utara, berjalan dua unit sepeda motor tanpa plat nomor, Yamaha Alfa berpenumpang tiga orang, beriringan dengan temannya, motor Happy yang membonceng satu orang.
Pada saat di TKP, sepeda motor Alfa tersebut diduga terlalu ke sisi kanan hingga sampai garis tengah jalan.
“Begitu jaraknya sudah dekat akhirnya semua pengendara kehilangan kendali, dan kecelakaan karambol pun tidak terhindarkan,” kata Iptu Nanang Wardhana.
Identitas pengendara motor Yamaha Alfa tanpa Plat, bernama Sucipto (37) pengamen asal Dusun Trembelang, Desa Mbareng, Kecamatan Kabat. Kondisi pasca kejadian, robek pipi kiri samping mata kiri, robek bibir atas, dan robek betis kaki kiri.
Sucipto diketahui membonceng dua temannya, Imam Suwongso (32) dan Tri Ribut Agung Junianto (34).
Imam pengamen asal Dusun Jajangsurat, Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi mengalami robek bibir atas, lecet siku dan tangan kanan. Sementara Tri Ribut warga Dusun Sidomukti, Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi mengalami lecet siku tangan kanan dan lecet bibir atas.
“Kedua pengamen yang di bonceng dilarikan ke Rumah Sakit Alhuda, sedang pengendara motor, Sucipto dilarikan ke RSUD Genteng,” ungkap Iptu Nanang Wardhana
Identitas pengendara motor Happy tanpa plat, Selamet (35) pengamen asal Dusun Krajan, Desa Mbareng, Kecamatan Kabat. Ia mengalami patah tulang, robek jari kiri dan robek siku tangan kiri. Sedangkan yang dibonceng bernama, Andrianto (34) pengamen asal Dusun Rowo Bayu, Desa Rowo, Kecamatan Songgon. Kondisinya patah tulang betis kaki kiri, lecet siku tangan kiri.
“Keduanya juga dilarikan ke RSUD Genteng dan RS Alhuda,” paparnya.
Untuk identitas sepeda motor Honda Verza hitam, Ahmad Fahad Ali Arifin (19) warga Dusun Kalikempit, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore.
“Kondisi korban mengalami patah tulang jari kelingking tangan kiri, patah tulang 2 jari kaki kiri, dalam keadaan sadar. Korban sempat muntah di IGD,” ujarnya.
Dari hasil olah TKP, pemicu terjadinya kecelakaan disebabkan kurang hati-hatinya kedua pengendara sepeda motor saat hendak menyalip.
“Kerugian material akibat kecelakaan, motor Yamaha Alfa patah skok depan, patah setir, kondisi tidak bisa berjalan. Motor Happy, patah bostep, pecah slebor depan,” urainya.
Sepeda motor Honda Verza mengalami bengkok skok depan, setir, bengkok persneling, bostep. Kondisinya juga tidak bisa berjalan.
“Untuk kerugian material semua kendaraan sekitar Rp 2 juta. Saat ini semua kendaraan sudah kita amankan,” pungkas Iptu Nanang Wardhana. (kur/lio)






Media Sosial