Wahana Swinger di Banyuwangi Night Amazing Patah, Tiga Korban Luka-luka 

 Wahana swinger di Banyuwangi Night Amazing memakan korban dua pengunjung dan satu operator, Senin (25/12/2023) malam. (blok-a.com/Kuryanto)
 Wahana swinger di Banyuwangi Night Amazing memakan korban dua pengunjung dan satu operator, Senin (25/12/2023) malam. (blok-a.com/Kuryanto)

Banyuwangi, blok-a.com – Wahana Swinger di area zona permainan Banyuwangi Night Amazing (BNA) yang terletak di Jalan Hasanudin, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi patah hingga menimbulkan tiga korban luka, Senin (25/12/2023).

Kanit Reskrim Polsek Genteng, Ipda Agus Purnomo, mengatakan, tiga korban terdiri dari satu Operator wahana Swinger, dan dua pengunjung.

“Operator wahana Swinger bernama Arya Aji Sasangka (25) warga Jalan Kepodang, RT 09 RW 04, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi,” kata Ipda Agus Purnomo.

Dua pengunjung yang jadi korban yakni, Nina Nur Azizah (31) alamat Jalan Serati, Bali. Lalu Anita Budi Lestari (21) seorang pelajar warga Dusun Tamansuruh, RT 03 RW 02, Desa Bagorejo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi.

Menurut keterangan salah seorang saksi, Kepala Koordinator Keamanan BNA Ahmad Rudi Firmansah, peristiwa itu terjadi hari Senin (25/12/2023) sekira pukul 21.30 WIB.

Menurutnya, ada dua pengunjung yang menaiki wahana tersebut.

Pada saat Swinger sedang berputar, pihak operator melihat adanya kejangalan, kemudian dia berinisiatif untuk menghentikan mesin wahana tersebut.

Ketika akan berhenti, dudukan atas pada motornya terlihat miring dan patah hingga penumpangnya terjatuh. Operator pun bergegas menolong salah satu pengunjung.

Agus menjelaskan, penyebab kecelakaan diduga karena engsel wahana tersebut lepas.

“Dugaan sementara patahnya wahana Swinger disebabkan oleh engsel wahana lepas,” ungkap Ipda Agus Purnomo.

Tiga korban luka langsung dibawa ke RSUD Genteng untuk penanganan medis.

Lebih lanjut, Ipda Agus Purnomo menjelaskan, oleh pihak RSUD Genteng, korban dinyatakan luka ringan dan boleh pulang untuk rawat jalan.

Pihak management BNA menyatakan bertanggung jawab atas seluruh biaya perobatan pada korban.

“Atas kejadian ini pihak pengelola akan lebih meningkatkan perawatan dan keamanan pada setiap wahana. Agar lebih memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung,” pungkasnya. (kur/lio)